Cara Mengurus HKI (Hak Kekayaan Intelektual)

Adalah hak kekayaan intelektual atau HAKI hak atas kekayaan intelektual sebuah brand atau produk yang diciptakan dari hasil olah pikir yang menghasilkan produk berguna bagi manusia atau orang banyak. Jadi gaes semua produk atau logo yang kalian miliki bisa di buat sertifikat hak cipta nya, mari kita simak cara mengurus hki.

1. HKI Dibagi Menjadi dua Bagian yaitu:

1.2. Hak Cipta (copyright);

1.2. Hak kekayaan industri (industrial property rights), yang mencakup:

  • Paten (patent);
  • Desain industri (industrial design);
  • Merek (trademark);
  • Penanggulangan praktek persaingan curang (repression of unfair competition);
  • Desain tata letak sirkuit terpadu (layout design of integrated circuit);
  • Rahasia dagang (trade secret).

2. Pengertian Hak Cipta

Hak Cipta adalah hak eksklusif dari pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan nya diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2.1. Contoh Hak Cipta

Anggaplah saya lulusan desain produk menciptakan sebuah produk dari hasil olah pemikiran, ide dan di wujudkan dalam bentuk nyata sebuah produk.

Jadi saya berhak mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual dari ciptaan saya tersebut yang meliputi:

  • Desain Produknya
  • Logo Brand Produk
  • Merek Brand Produk

Kenapa harus mengurus HKI agar bisa dilindungi Hak Ciptanya nya agar tidak bisa dibajak dijiplak se enak perut oleh orang lain.

2.2. Apa saja Ciptaan yang dilindungi?

  • Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;
  • Ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;
  • Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;
  • Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;
  • Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;
  • Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;
  • Arsitektur;
  • Peta;
  • Seni batik;
  • Fotografi;
  • Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, dan karya lain dari hasil pengalihwujudan.

2.3. Apakah Hak Terkait itu?

Adalah hak yang berkaitan dengan Hak Cipta yang merupakan hak eksklusif bagi pelaku pertunjukan, produser fonogram, atau lembaga penyiaran.

3. Bagaimana Cara Mengurus HKI

Untuk mengajukan Permohonan Pendaftaran Ciptaan dapat melalui instansi pemerintah situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di Kementerian Hukum dan Ham Ri.

form pengajuan pengurusan HKI atau hak cipta
form pengajuan pengurusan HKI atau hak cipta

A). Mengisi formulir pendaftaran ciptaan yang telah disediakan dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap tiga. Lembar pertama dari formulir tersebut ditandatangani di atas meterai Rp.000,00;

B). Surat permohonan pendaftaran ciptaan mencantumkan:

  1. Nama, kewarganegaraan dan alamat pencipta;
  2. Mengisi Nama, kewarganegaraan dan alamat pemegang Hak Cipta;
  3. Nama kewarganegaraan dan alamat kuasa; jenis dan judul ciptaan;
  4. Tanggal dan tempat ciptaan diumumkan untuk pertama kali;
  5. Uraian ciptaan (rangkap 3);

BACA JUGA:

C). Surat permohonan pendaftaran ciptaan hanya dapat diajukan untuk satu ciptaan;

D). Melampirkan bukti kewarganegaraan pencipta dan pemegang Hak Cipta berupa fotokopi KTP atau paspor;

E). Apabila permohonan badan hukum, maka pada surat permohonanya harus dilampirkan turunan resmi akta pendirian badan hukum tersebut;

F). Melampirkan surat kuasa, bilamana permohonan tersebut diajukan oleh seorang kuasa, beserta bukti kewarganegaraan kuasa tersebut;

G). Apabila pemohon tidak bertempat tinggal di dalam wiliayah RI, maka untuk keperluan permohonan pendaftaran ciptaan ia harus memiliki tempat tinggal dan menunjuk seorang kuasa di dalam wilayah RI;

H). Apabila permohonan pendaftaran ciptaan diajukan atas nama lebih dari seorang dan atau suatu badan hukum, maka nama-nama pemohon harus ditulis semuanya, dengan menetapkan satu alamat pemohon;

I). Apabila ciptaan tersebut telah dipindahkan, agar melampirkan bukti pemindahan hak;

J). Melampirkan contoh ciptaan yang dimohonkan pendaftarannya atau penggantinya.

4. Prosedur Pengaduan Pelanggaran HKI

Apabila ada yang diduga melakukan pelanggaran hak atas kekayaan intelektual yang anda miliki, dapat dilakukan somasi dengan menyampaikan surat pemberitahuan teguran terlebih dahulu.

Namun jika terduga tak juga berhenti melakukan pelanggaran HKI, anda sebagai pemegang sertifikata hki dapat melaporkan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam laporan tersebut, Pemegang HKI (hak cipta, merek, desain industri, dan paten) diharuskan melampirkan bukti-bukti, berupa:

  • Sertifikat kepemilikan HKI atau bukti pencatatan hak cipta yang masih dalam jangka waktu perlindungan.
  • Bukti fisik produk yang diduga pelanggaran sebanyak 2 (dua) buah.
  • Produk milik pemegang HKI.
  • Dokumen lisensi bagi pemegang lisensi.
  • Nota faktur pembelian produk yang diduga pelanggaran.
  • Daftar nama saksi yang melihat dan/atau mengetahui pelanggaran HKI.
  • Dokumen pendukung lainnya, seperti surat somasi dan/atau surat perjanjian kerja sama.
  • *Jika produk tidak memungkinkan untuk dibawa, foto produk tersebut dapat dilampirkan sebagai bukti.

5. Akhir Kata dan Penutup Terkait Cara Mengurus HKI

Sangat penting mengurus HAKI dari sebuah produk ciptaan anda agar ketika di publish kepemilikan hak nya bisa dimiliki dan dilindungi UU, Baca Undang-undang No.28 tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Undang-Undang No.20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Selain Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, kalau tidak salah Badan Ekonomi Kreatif juga punya nama Program nya HKI yaitu Biima.

Aplikasi BIIMA tentang cara mengurus HKI
Download di Playsstore, Aplikasi BIIMA tentang cara mengurus HKI

BIIMA merupakan akronim dari BEKRAF’s IPR Info in Mobile Apps, suatu aplikasi yang diluncurkan oleh Badan Ekomomi Kreatif Republik Indonesia, dalam rangka menyajikan informasi mengenai Hak Kekayaan Intelektual secara praktis dan dapat diakses dari mana saja oleh masyarakat secara umum dan/atau para pelaku ekonomi kreatif secara khususnya.

Kurang lebih itulah yang dapat kami sampaikan terkait dengan Hak Cipta dan cara mengurus HKI semoga bermanfaat, kritik dan saran dipersilahkan di kolom komentar.

Pranala Luar:

  • dgip.go. id/pengenalan-hak-cipta
  • penelitian. ugm.ac. id/pengertian-hki/
  • bekraf. go.id/berita/page/17/prosedur-pengaduan-pelanggaran-hak-kekayaan-intelektual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *