Panduan Uji Kompetensi Kebidanan, Persiapan dan Pendaftaran

Panduan Uji Kompetensi Kebidanan – Khususnya kebidanan telah mengeluarkan peraturan terbaru oleh pihak Kemenkes yaitu dengan metode exit exam, dimana menjadi ujian penentu kelulusan untuk mendapatkan ijazah dan sertifikat kompetensi.Peraturan pemerintah terbaru menegaskan sistem kelulusan dengan ketentuan 60% Akademik 40% UKOM

SISTEM PENDAFTARAN UJI KOMPETENSI

Calon peserta didaftarkan secara kolektif oleh program studi calon peserta. Mekanisme pemberitahuan dari program studi kepada para calon peserta (lulusan) bermacam- macam tergantung pengelola program studi.

Berdasarkan ukbidan.ristekdikti.go.id maka persyaratan Umum Peserta Uji Kompetensi Bagi Mahasiswa Program DIII Kebidanan adalah sebagai berikut:

  1. Calon Peserta harus terdaftar dalam PD Dikti (https://forlap.ristekdikti.go.id).
  2. Mahasiswa yang belum memiliki ijazah, tetapi telah menyelesaikan proses pendidikan dan dinyatakan lulus dari hasil yudisium institusi
  3. Besarnya biaya uji kompetensi akan ditetapkan dan disesuaikan serta diumumkan melalui laman http:// ristekdikti.go.id/

Seluruh persyaratan peserta harus dipenuhi, jika ada salah satu dari persyaratan tersebut tidak dipenuhi, proses pendaftaran tidak dapat dilakukan.

PETUNJUK UMUM PERSIAPAN MENGHADAPI UJI KOMPETENSI NASIONAL

ILUSTRASI IMG PETUNJUK UMUM PERSIAPAN MENGHADAPI UJI KOMPETENSI NASIONAL
ILUSTRASI IMG PETUNJUK UMUM PERSIAPAN MENGHADAPI UJI KOMPETENSI NASIONAL

Berikut adalah TIPS DAN TRIK untuk sukses menghadapi Uji Kompetensi:

  1. Sediakan cukup waktu untuk melakukan persiapan uji kompetensi
  2. Bacalah seluruh bagian panduan dengan seksama.
  3. Gunakan referensi yang berlaku secara (Perhatikan antara standar nasional dan standar lokal yang berlaku).
  4. Cermati kisi-kisi soal uji kompetensi nasional yang berguna untuk mengarahkan anda dalam mempelajari materi yang diujikan.
  5. Cobalah berlatih mengerjakan soal-soal yang tersedia dalam buku panduan ini dengan cara:

A.Mandiri, tanpa bantuan orang lain atau membaca referensi/buku sumber, lalu bandingkan jawaban anda dengan kunci jawaban.

B.Pahami pembahasan dari tiap soal.

C.Pelajari dan ulangi materi yang tidak dipahami.dengan menggunakan buku referensi.

D.Jangan sekali-kali menghapal soal, namun pahami materi dan pertanyaan setiap soal.

E.Bila mengalami kesulitan, lakukan diskusi dosen/teman sejawat.

F.Bentuk kelompok belajar sebagai strategi pembelajaran.

G.Ikuti latihan ujian atau try out sesering mungkin.

Berikut ini adalah beberapa cara praktis atau tips mengerjakan soal saat mengikuti uji kompetensi

    1. Jumlah soal uji kompetensi nasional adalah 180 soal dengan jumlah waktu pengerjaan selama 3 jam (180 menit).
    2. Baca dengan cepat setiap Kecepatan membaca ideal untuk ujian nasional adalah 300 kata per menit. Lebih cepat lebih baik. Baca setiap kata dan buatlah analisa dan keputusan hanya berdasar- kan data dan pertanyaan yang tertulis saja.
    3. Waktu rata-rata yang digunakan untuk menjawab soal adalah 60 Perhatikan waktu yang ter- sisa untuk memilih soal yang bisa dikerjakan dengan baik. Secara umum 60 detik dinggap waktu yang cukup untuk mengerjakan satu soal. Jangan tergesa-gesa, fokus pada soal.
    4. Jawab semua soal, prioritaskan menjawab soal yang mudah, jangan terpaku pada soal yang sulit. Pada akhir waktu ujian, pastikan semua soal sudah Jawaban benar nilai positif 1 dan tidak ada nilai negatif (pengurangan) untuk jawaban yang salah.
    5. Pahami struktur/bagian soal. Struktur/bagian soal terdiri atas: vignet atau kasus, pertanyaan, dan pilihan jawaban (ada 5 pilihan ; a, b, c, d, e). Dalam soal uji kompetensi nasional, disediakan han- ya 1 PILIHAN jawaban benar, tidak ada pilihan jawaban misalnya; TIDAK ADA semua jawaban benar atau bukan salah satu jawaban diatas.
    6. Perhatikan badan soal yang biasanya menyajikan kasus Ada 3 hal penting yang harus diper- hatikan yaitu: keluhan utama, data klinis, dan tempat pelayanan yang disebutkan dalam vignet tersebut. Kemampuan menghubungkan 3 hal penting tersebut dapat membantu mengarahkan untuk mengelimininasi jawaban yang salah dan mencari pilihan jawaban yang paling tepat.
    7. Soal uji kompetensi nasional DIII kebidanan dapat berupa kasus, pernyataan atau hasil
      1. Kasus: berisi karakteristik pasien atau situasi tertentu, alasan datang, setting lokasi Bidan, hasil
      2. Pernyataan: berisi suatu keadaan yang menggambarkan peristiwa yang memerlukan penanga- nan bidan.
      3. Hasil Penelitian: berisi hasil penelitian yang memerlukan penanganan kebidanan.
    8. Yang perlu diingat, semua pilihan tidak ada yang salah. Yang ada hanya rentang dari kurang tepat hingga sangat tepat, atau rentang baik dan sangat baik. Pengecoh dibuat berdasarkan kenyataan lapangan. Ketepatan pilihan jawaban sangat dipengaruhi oleh pemahaman teori dan kata kunci.

KISI KISI SOAL UJI KOMPETENSI NASIONAL  KEBIDANAN

Kisi-kisi soal dalam Panduan Ujikompetensi Kebidanan adalah gambaran peta soal ujian yang menggambarkan tentang jumlah dan penyebaran soal uji. Blueprint dapat digunakan mahasiswa untuk menentukan strategi belajar dan strategi menjawab soal uji.Kisi-kisi ujian atau ruang lingkup uji kompetensi ini dikembangkan dan ditetapkan secara nasional, mengacu pada standar kompetensi lulusan/capaian pembelajaran Kebidanan.

ARTIKEL LAINNYA: Panduan Menyusun RAB 2021

Contoh tabel jumlah soal Panduan Uji Kompetensi Kebidanan

Tinjauan 3 Jumlah Soal Dari 180 Butir Soal Tinjauan 4 Jumlah Soal Dari 180 Butir Soal
REMAJA 4 – 9 soal Fisiologis / normal 81 – 90 soal
PRAKONSEPSI 4 – 9 soal Deteksi dini kom- plikasi 27 – 36 soal
HAMIL 36 – 45 soal Rujukan 18 – 27 soal
BERSALIN 27 – 36 soal Kegawatdaruratan 18 – 27 soal
NIFAS 27 – 36 soal
MASA ANTARA 9 – 18 soal
PERIMENOPAUSE 9 – 18 soal
BAYI BARU LAHIR 9 – 18 soal
BAYI DAN BALITA 9 – 18 soal

Akhir Kata terkait Panduan Uji Kompetensi Kebidanan

Demikian yang dapat saya sampaikan semoga dapat dipahami, jika ada pertanyaan yang hendak didiskusikan silahkan tinggalkan komentar di kolom yang tersedia. Jangan lupa bagikan artikel ini demikemajuan kampretnews.com, terimakasih.

(sumber  https://ukbidan.ristekdikti.go.id/prosedur_pendaftaran)

Contributor : Okty ( Link Bio )

Editor:Ricks (Link Bio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *