Ritual Ma’Nene Tradisi Unik Warisan Leluhur Toraja

Tanah toraja sulawesi selatan memang terkenal dengan Budayanya dan tradisi unik yang sudah tersohor bahkan kepenjuru Dunia salah satunya Ritual Ma’Nene. Salah satu tradisi warisan budaya yang sudah lama dan masih tetap terjaga di Tana Toraja seperti Ma’Nene.

1. Pengertian Ma’nene

Ma’Nene adlah ritual tradisional unik yang dapat di jumpai di tanah Toraja. Yakni Prosesi merias dan mengganti pakaian Jasa Leluhur. Ma’Nene merupakan tradisi warisan nenek moyang yang sudah lama diwariskan dari generasi ke generasi.

2. Persiapan Ritual Ma’nene

Idealnya sebuah ritual pastilah ada persiapan terlebih dahulu, tentunya sesuai adat yang berlaku didalam suku tersebut apakah itu doa atau pemilihan waktu yang tepat mungkin.

Penulsi sendiri belum pernah menyaksikan secara langsung tradisi Ma’Nene ini namun mengutip dari berbagai sumber seperti wikipedia Ritual diawali dengan berkumpulnya pihak keluarga di Patane (Kuburan jasad leluhur yang akan di rias).

Proses Ma’Nene sendiri dilaksanakan atas kesepakatan bersama keluarga dan Ne’tomina melalui musyawarah Desa.

BACA JUGA: Tradisi Unik Suku Sunda dan Maknanya

3. Proses Pelaksanaan Ma’Nene

keluarga berkumpul di Patane untuk melakukan prosesi ma nene
keluarga berkumpul di Patane untuk melakukan prosesi ma nene (img via shamawar.wordpress.com)

Dalam melaksanakan ritual manene pertama keluarga mendatangi Patane atau kuburan leluhur yang hendak di rias dan diganti pakaiannya.

Lalu membuka Peti jenazah yang ada di Patane, dalam hal ini jasad leluhur yang telah lama meniggal.

Salah satu tahapan penting adalah Membacakan doa oleh Ne’Tomina meminta izin kepada leluhur sebelum mengangkat jasad.

Artikel Lainnya:

Rumah Adat dan Kearifan Lokal Toraja

Ne’Tomina adalah gelar adat yang diberikan kepada orang yang dituakan.

Barulah Jasad dikeluarkan dari Patane dan jasad dibersihkan menggunakan kuas, kemudian mengganti pakaian dengan yang baru.

Setelah proses merias selesai jasad kembali dimasukkan kedalam Patane.

Penutup dalam prosesi ini adalah seluruh anggota keluarga berkumpul eersama di rumah tongkonnan untuk beribadah bersama.

4. Kapan Dilaksanakan Ritual Ma’Nene

Ritual Ma’Nene biasanya dilaksanakan sekali dalam kurun watu tiga atau empat tahun, dengan tujuan memper erat silaturahmi antara anak yang diperantauan dengan orang tua dan nenek moyang.

Tradisi yang sangat unik dan perlu kita jaga dan lestarikan, agar budaya warisan nenek moyang tetap terjaga.

5. Akhir Kata dan Penutup

Tradisi yang sangat unik gaes, menurut pengalaman mimin sendiri tradisi ini hampir mirip dengan tradisi yang ada di Suku Batak, namanya Mangokkal Holi, silahkan baca artikel saya tentang Upacara Mangongkal Holi Tradisi Unik Suku Batak.

Pada artikel Ma’Nene disini bertujuan agar informasi Budaya Indonesia tetap terjaga dan bisa dibaca oleh siapapun untuk belajar Budaya dan tradisi Suku Toraja.

Follow IG: kampret.news

Sekian yang dapat kami sampaikan lebih dan kuran dan jika ada kesalahan dalam penulisan mohon koreksinya dikolom komentar and thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *