Spesifikasi Kotak Suara Kardus KPU dengan Nilai Pagu 948 miliar

Kampretnews Jelang Pilpres 2019 Ketua KPU Arief Budiman meluncurkan kotak suara Kardus, konon katanya guna mengirit anggaran sehingga kotak Kardus bisa sekali pakai. Nah seperti apa sebenarnya tentang peluncuran Kotak Suara Kardus ini.

Yang menjadi pertanyaan kita semua, seperti apa ketahanan kotak suara kardus ini, bagaimana keamanannya dan berapa milyar anggaran untuk memproduksi kotak suara kardus ini baik mari kita ulas.

Jika di lihat dari sisi hemat anggaran,  dilansir oleh detik news : “Biaya produksi ini seingat saya mungkin hanya seperempatnya dari biaya produksi kalau kita pakai aluminium,” ujar Arief.

kotak suara kardus pilpres 2019
Kotak Suara Kardus KPU untuk pilpres 2019 tampak kuat saat di duduki, gak tau deh saat di distribusikan ini kotak suara ke berbagai plosok apakah masih kuat seperti di foto ini 😛

Dalam hal ini biaya produksi kotak suara kardus lebih hemat jika dibandingkan dengan kotak suara pilpres sebelumnya bermaterial alumunium.

Berapakah nilai pagu anggaran untuk produksi kotak suara kardus ini?

Dari total pagu anggaran KPU sebesar 948 miliar, dengan nilai HPS RP. 500 miliar sekian (Lima ratus keriting) dan dengan nominal deal angka Lelang ke peyedia Rp. 298 miliar. Baik saya bantu jelaskan kenapa ada tiga jenis angka anggaran di sana, jadi begini setiap pemerintahan mempunyai namanya Pagu Anggaran dalam arti belanja kebutuhan yang telah direncanakan harus memiliki alokasi anggaran dalam hal ini di sebut Pagu “hanya yang ada dalam pagu anggaran yang bisa kita belanjakan diluar pagu maka kita tidak bisa blanjakan”, misalnya untuk belanja pengadaan kotak kardus ini slot pagu pengadaan alokasi anggarannya 948 miliar, nominal ini di sebut pagu anggaran jika belanja total Kotak Suara Kardus melebihi pagu maka akan muncul pagu minus.

Untuk angka HPS darimana munculnya, begini ketika kita akan belanja kepasar misal saya akan merencanakan akan belanja Tomat  sebanyak 100 kilo gram dalam hal ini saya perkirakan harga tomat dari minimal 3 tempat penjual tomat sehingga saya bisa menetukan HPS (Harga perkiraan sendiri) anggap 10rb di toko A, 11rb di toko B dan 12 rb di tko C,  per kilo gram nah disini angka HPS saya ambil 11rb perkilo gram ( dalam arti Kurang lebih biar gak terjadi minus ) kita anggap Hps belanja Tomat 11rb/Kg, ini biasanya kerjaan orang perencanaan keuangan tidak boleh meleset dan harus melewati banyak pertimbangan dan muncullah Nilai HPS. Biasanya Perencanaan dalam pemerintahan tahun sekarang untuk tahun depan dalam arti untuk anggaran tahun 2018 direncanakan di tahun 2017.

Berangkat dari angka HPS maka muncullah angka penawaran, penawaran darimana tentu saja dari penyedia barang dan jasa yang bersaing di Lelang pengadaan Kotak Suara Kardus ini, saat di naikkan Lelang pengadaan suara Kardus masing masing peserta lelang tentu saja memasukkan dokumen penawaran, nah disini lah terjadi angka deal kepada pemenang lelang.

Biasanya bisa aja angka terndah yang menang atau angka di tengah dari semua peserta tergantung kelengkapan dokumen perusahaan dan kesiapan dari masing masing penyedia yang ikut lelang ini di putuskan oleh Panitia Lelang.

Dalam pengadaan Kotak Suara Kardus Pilres 2019 ini angka deal seperti yang dilansir detik news di angka RP. 298 miliar. Bisa kita simpulkan:

Nilai Pagu: Rp 948 miliar

Nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri): Rp 500 sekian miliar

Nilai Deal: Rp 298 miliar.

Dari perencanaan diatas dengan pagu yang tersedia, perencanaan nya kurang matang, masa’ harga HPS hampir dua kali lipat dari jumlah harga deal, berarti saat merencanakan perbelanjaan Kotak Kardus ini dengan Anggaran Negara perhitungannya tidak bagus, dalm arti KPU memiliki HPS (Harga perkiraan Sendiri ) Rp. 500 Miliar, nah kenyataan saat lelang cuma butuh 298, menurut saya meleset harga Perkiraan nya atau HPS nya. Sangat jauh meleset dari HPS nah yang buat HPS siapa ini kok membuat harga perkiraan sendiri 500 miliar, kenyataan saat lelang cuma 298 miliar jangan banyak lebih2 nya lah, Just Kidding hehehehehe

Dengan Spesifikasi Kotak suara Kardus Bagaimana Keamanan Kotak?

Spesifikasi Kotak Suara Kardus Pilpres 2019

Bahan karton kedap air untuk kotak suara Pilpres 2019 dan spesifikasinya juga diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 15 tahun 2018 tentang Norma, Standar, Prosedur Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Berikut isinya:
Pasal 7
(1) Kotak suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) terbuat dari bahan karton kedap air yang pada satu sisinya bersifat transparan.
(2) Kotak suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) merupakan barang habis pakai.
(3) Kotak suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk kotak yang kokoh pada setiap sisinya, dengan ukuran panjang 40 (empat puluh) sentimeter, lebar 40 (empat puluh) sentimeter, dan tinggi 60 (enam puluh) sentimeter.
(4) Kotak suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwarna putih.
(5) Ukuran dan bahan kotak suara yang digunakan dalam pemungutan suara bagi Warga Negara Republik Indonesia di luar negeri disesuaikan dengan kondisi setempat di luar negeri.
(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai bentuk, ukuran, dan spesifikasi teknis kotak suara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan KPU.

Nah menurut admin sendiri yang bergelut di bagian pengadaan barang dan jasa, secara hemat anggaran tentu saja kotak suara kardus ini lebih hemat, kenapa kalau misal pake kotak suara berbahan alumunium akan lebih mahal dan tambahan biaya perawatan dan sewa gudang.

BACA JUGA: Peluang Bisnis Kreatif Yang Memiliki Potensi Besar

Dari sisi keamanan, saya sendiri belum mengetahui karena barang akan di pakai pilpres mendatang, namun jika pelaksanaannya di awasi dengan baik dan benar maka kerahasiaan suara dan keamanan akan tejaga dengan baik sampe ke pusat perhitungan suara.

Referensi:

https://news.detik.com/berita/4347655/kpu-bikin-kotak-suara-kardus-kami-ingin-pemilu-murah
https://news.detik.com/berita/4343752/spesifikasi-kotak-suara-karton-kedap-air-pilpres-2019-yang-disebut-kardus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *