Tortor Tarian Unik Berbasis Kearifan Lokal Suku Batak

Tortor Tarian Unik Berbasis Kearifan Lokal Suku Batak adalah tarian khas suku batak yang bisa di jumpai di daerah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba Samosir dan Samosir juga di Simalungun. Dalam adat batak tarian ini selalu digunakan bukan hanya sekedar menari biasa akan tetapi sebagai media komunikasi seperti tortor somba.


Setiap gerakan dalam tortor memiliki makna tersendiri, itulah kenapa saya bilang sebagai media komunikasi dari gerakan tortor ada pesan yang tersampaikan.

Tortor Suku Batak
Jenis Tortor Suku Batak

Istilah dalam Tortor Saat Prosesi Adat Batak (jenis)

Saat melaksanakan adat atau acara resmi seremonial dalam adat batak biasanya ada tortor kusus yang ditampilkan sesuai dengan thema atau peruntukan tortor di prosesi adat itu, beberapa istilah seperti:

1. Somba-Somba

Adalah istilah tortor atau tarian yang ditampilkan untuk manomba (Sujud,Sungkem,Sembah) yang dilakukan saat ada sesepu atau kepala suku yang hendak di nobatkan misalnya menyambut raja. Hingga kini budaya tortor somba masih tetap lestaridalam adat batak.

Pelaksanaan tortor somba biasanya diiringi dengan gendang dalam bahasa batak Goddang, tarian ini dapat dianggap sebagai penghormatan bagi tamu maupun rombongannya karna tamu adalah raja.

Walaupun secara fisik tortor merupakan tarian, namun makna yang lebih dalam dari gerakan-gerakkannya menunjukkan bahwa tortor adalah sebuah media komunikasi, dimana melalui gerak-gerakkan yang disajikan terjadi interaksi antara partisipan upacara.

2. Pangurason

Merupakan tortor pangurason yang sakral yakni pangurason, bisa di cek di yotube ada lagu khas nya yang mengalunkan nada seperti ” Marisi Mual Pangurason On“. Diringini alunan musik gondang dan suling menjadikan lagu ini terasa sakral gaes.

Pangurason sendiri artinya tradisi ritual adat batak dalam membersihkan diri atau semacam menyuccikan dari pengaruh-pengaruh jahat disekitar agar semua lancar, secara umum bisa juga di sebut Doa kepada yang maha kuasa agar acara prosesi di lancarkan dan diberkati.

3. Sipitu Cawan

Biasanya digelar saat pengukuhan seorang raja. Tarian ini dipercaya berasal dari 7 putri kayangan yang mandi di sebuah telaga di puncak gunung pusuk buhit bersamaan dengan datangnya piso sipitu sasarung. Orang batak memang sangat menghargai leluhur nya begitu juga ke orang tuanya ada istilah dalam bahasa batak ” Pasangap Ma Namatoras Mu” artinya Hargailah selalu yang lebih tua dari kamu.

4. Tortor Tarian Unik – Tunggal Panaluan

Jenis tortor Tungal Panalunan ini merpuakan tarian yang di pentaskan atau digelar apabila suatu desa dilanda musibah. Tunggal panaluan adalah tongkat tongkat sakti dan majis magis yang terbuat dari kayu berukir.

BACA JUGA:

5. Sigale-gale

Tarian atau Tortor Sigale-gale yang khas di kawasan Toba, patung sigale-gale yang bisa menari atau manortor, merupakan nama sebuah patung kayu yang berfungsi sebagai pengganti anak raja yang telah meninggal. Patung itu diciptakan untuk menghibur raja dan ia bisa menari digerakkan manusia.

6. Tortor Tarian Unik – Souan

Yang ke enam dan terakhir dalam pembahasan kita kali ini ada Tor Tor Souan, sebuah tarian untuk tari ritual, dahulunya tari ini dibawakan oleh dukun sambil membawa cawan berisi sesajen yang berfungsi sebagai media penyembuhan penyakit bagi masyarakat Tapanuli.

Tortor merupakan Kearifan Lokal atau Warisan Budaya di dalam Suku Batak yang di wariskan oleh nenek moyang/leluhur terdahulunya ke generasi hingga generasi dan masih tetap dilestarikan hingga sekarang.

Akhir Kata terkait Tortor Tarian Unik Berbasis Kearifan Lokal Suku Batak

Bicara kearifan lokal memang tiada habis nya ragam suku budaya yang ada di Indonesia ini memiliki masing masing kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi salah satunya ialah tradisi tor tor sumatera utara suku batak ini.

Demikian yang dapat kami sampaikan Tortor Tarian Unik Berbasis Kearifan Lokal Suku Batak kirana mohon koreksi jika ada kesalahan dalam penulisa demi kemajuan situs ini agar kami terus bisa meningkatkan dan menyajikan informasi seputar warisan budaya, kearifan lokal, tradisi unik, komoditas dan kuliner daerah. (source: baca buku, internet dan wikipedia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *